![]() |
| Foto Produk Dongle Smartphone Deteksi HIV & Sphylis (Foxnews) |
UGANDA – Insinyur di Columbia University, telah berhasil membuat aksesori smartphone yang dapat mendeteksi tiga tanda penyakit menular seksual seperti HIV dan syphilis ada dalam tubuh Manusia. Alat ini, diklaim lebih cepat dibanding dengan alat tes yang ada dalam laboratorium karena mampu mengetahui hanya dalam waktu 15 menit.
Para peneliti mengungkapkan, alat penguji ini akan ditempatkan di Rwanda di mana penularan penyakit ini lebih besar berjalan dari penularan ibu ke anak. Daerah ini juga diungkapkan menjadi daerah tertinggi yang mengidap penyakit HIV dibanding wilayah lain di dunia.
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus menular antar manusia yang akan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh tidak memiliki pertahanan dalam serangan infeksi. Penemu teknologi mengklaim bahwa ia memiliki potensi untuk mengubah tes diagnostik di negara-negara maju, akan lebih cepat melalui temuannya.
“Di Amerika sebenarnya ada kecenderungan untuk menyediakan banyak peralatan kesehatan tanpa harus mengunjungi rumah sakit, namun infrastruktur itu berat dan mahal. Dan Anda benar-benar tidak harus berada di sana,” jelas Samuel K. Sia, Profesor Teknik Biomedis di Columbia, yang dilansir dari Foxnews dan Okezone, Jumat (6/2/2015).
Menurutnya, dengan aksesoris smartphone yang buatnya bisa memungkinkan menangkap penyakit proaktif dan preventif. Alat yang dibuatnya juga diyakini lebih privasi dan nyaman.
Alat ini sendiri dibuat dalam bentuk dongle smartphone yang dilengkapi dengan sistem perangkat lunak yang dikembangkan para ahli software. Perangkat akan melakukan diagnostik laboratorium berbasis tradisional untuk HIV, serta dua penanda untuk syphilis.
Penggunaannya pun dilakukan dengan tes STD tradisional, dengan melakukan uji enzyme-linkes immunosorbent (ELISA). Alat tersebut menurutnya baik ditempatkan di wilayah Rwanda, di mana listrik tidak selalu tersedia setiap waktunya. (*)
